Kamis, 23 September 2010

Nasi Siram Sosis Ca Paprika Telur Puyuh

Judulnya puanjaaaaaaang banget enggak sih ?
hihihihi........

Ceritanya, waktu lebaran kemarin, Calista dapat hadiah lebaran : Buku2 Resep Masakan!
Alhamdulillah......
hihihi....kalo orang lain dapatnya baju lebaran, nah Calista malah dapat Buku Resep Masakan :) hihihi...tetap Alhamdulillah... :))

Nah, salah satu buku resep yang didapat adalah karangannya Ibu Sisca Soewitomo : 50 Resep Hidangan Lezat Siap Saji Dalam 30 Menit.
Dalam buku itu, ada satu hidangan yang cukup menggoda. Judul aslinya sih : Nasi Daging Sosis Sapi. Naaaaah, karena disesuaikan dengan bahan2 yang ada di kulkas rumah, namanya pun diubah menjadi : Nasi Siram Sosis Ca Paprika Telur Puyuh (semoga Ibu Sisca ga keberatan judulnya diubah2....hiihihihi...maaf ya Bu..)

OK deh, kita langsung cek resepnya ya .....eh, jangan cuman di cek...hayuk deh kita coba resep aja bareng2, tentunya di rumah masing2.......met mencoba ya Pembaca :)

NASI SIRAM SOSIS CA PAPRIKA TELUR PUYUH (a.k.a Nasi Daging Sosis Sapi)
Untuk : 2 porsi

Bahan :
2 mangkuk nasi putih
2 sosis sapi, potong2, lalu kerat silang ujungnya supaya mekar
200 gr daging sapi cincang, bentuk bola2 (karena ga ada, jadi di skip deh oleh Calista)
2 sdm minyak goreng
1 bawang bombai, potong - potong
5 siung bawang putih, cincang
1 sdm tepung terigu (di skip juga)
6 sdm saus tomat (bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera aja)
200 ml kaldu (Calista pake air biasa)
1 sdt kecap asin
3 sdm kecap manis
1 sdm madu
3 lembar daun salam
1 sdt garam (sesuai selera)
1/2 sdt merica bubuk
1 batang wortel, potong serong
3 sdm kacang polong beku (di skip)
1 paprika hijau, potong2 dadu

Cara Membuat :
1. Panaskan minyak goreng, tumis bawang bombai dan bawang putih hingga layu, masukkan daging (kalo pake daging sih), masak hingga berubah warna, masukkan tepung terigu (jika pakai), aduk rata.
2. Masukkan saus tomat, kaldu, kecap asin, kecap manis, madu, daun salam, garam dan merica bubuk, masak hingga daging matang dan kuah mengental.
3. Masukkan wortel, sosis sapi, kacang polong, dan paprika hijau, masak sebentar, angkat.
4. Tempatkan nasi dalam mangkuk. Tuangkan dengan tumisan daging / sosis beserta isinya. Sajikan hangat.

Rabu, 22 September 2010

Kembung Bakar Pedas

Resep ini dimodifikasi dari resep asli di tabloid Nova 1175/ XXIII/ 30 Agustus - 5 September 2010.

Kita langsung racik2 aja ya.....

KEMBUNG BAKAR PEDAS

Bahan :
6 ekor ikan kembung
2 sdm air jeruk nipis
1 sdt garam
200 ml santan
150 ml air
1 batang serai, memarkan
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
2 sdm margarin (Calista menggunakan 2 sdm minyak goreng)

Bumbu Halus :
10 buah cabe merah, buang bijinya
8 siung bawang merah
4 siung bawang putih
2cm jahe
4 buah kemiri, sangrai dulu
1 buah tomat, buang dulu bijinya
1 sdt garam (sesuai selera)
1/2 sdt gula pasir (sesuai selera)

Pelengkap :
Lalapan

Cara Membuat :
1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam. Diamkan 20 menit.
2. Panaskan margarin / minyak goreng, tumis bumbu halus, serai, daun salam, daun jeruk hingga harum. Tambahkan air lalu masak hingga meletup - letup.
3. Masukkan ikan kembung dan santan, masak di atas api kecil hingga matang dan kuah mengental.
4. Angkat ikan lalu bakar hingga harum sambil dioles sisa bumbu.
5.  Hidangkan dengan sambal dan lalapan.

Sayur Asem Ebi (Jakarta)

Beberapa waktu lalu sebenarnya udah pernah posting resep Sayur Asem.....tapi kali ini pingin deh cobain resepnya Dapur Mlandhing,  yaitu Sayur Asem Ebi. Seperti resep sayur asem biasa sih, hanya terasi diganti dengan si ebi.......hmmmm, udah kebayang lezatnya deh :))
Calista lihat resep ini ga sengaja waktu blogwalking malam2. Sempet bikin air liur menetes juga gara2 mendadak kepingin...hadooohhh !!
Ya udah deh, pagi harinya langsung bertekad siapin masakan ini jadi menu makan siang :)


Supaya lebih pas dengan selera keluarga, kali ini, Calista gabungkan 2 resep yaitu resep Sayur Asem Ebi milik dapur mlandhing, dengan Sayur Asem Jakarta dari tabloid Nova edisi 1172/ XXIII/ 9 - 15 Agustus 2010.
Ga usah berlama2, hayuk deh let's go to the kitchen ....... :-)

SAYUR ASEM EBI (Jakarta)
Bahan :

  • 10 buah kacang panjang, potong2 serasi
  • 2 buah jagung manis, potong serasi
  • 2 genggam daun melinjo, siangi
  • 2 genggam buah melinjo
  • 1 buah labu siam, siangi, potong2 dadu
  • 100 gr kacang tanah, rebus dulu terpisah
  • 150 gr nangka muda, potong2
  • 2 buah asam muda
  • 2 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • Garam (sesuai selera)
  • Gula pasir (sesuai selera)
  • 2 liter air
  • 3 sdm air asam dari 1 sdm asam Jawa yang diencerkan dengan 5 sdm air hangat (versi asli sih ga pake, tapi berhubung menurut lidah Calista masih kurang asam jadi ditambahkan air asam ini deh. Jumlahnya bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera ya)


Bumbu Halus :
8 siung bawang merah
5 siung bawang putih
5 cabe merah keriting, buang biji
4 butir kemiri, sangrai
1 sdm ebi, rendam air hangat, tiriskan, sangrai (si ebi ini nih yang bikin spesial)




Cara Membuat :

  • Didihkan air. Masukkan bumbu halus, asam, lengkuas dan daun salam. Masak hingga harum.
  • Tambahkan garam dan gula pasir. Aduk rata. Masukkan jagung manis dan melinjo. Masak hingga matang.
  • Tambahkan labu siam, kacang tanah dan nangka. Masak sebentar. Tes rasa.
  • Menjelang diangkat, masukkan kacang panjang dan daun melinjo, aduk rata. Sajikan hangat.




Tips :
Kalo suka pedas bisa ditambah lagi dengan 2 buah cabe hijau besar yang dipotong memanjang. Masukkan ke dalam air mendidih bersamaan dengan bumbu halus dan asam. Hmmm...Nikmaaaaaaat !


Selamat mencoba ya..... :)

Senin, 20 September 2010

Garang Asem Ayam

Resep ini didapat dari dapur mlandhing lagi. Tentunya dengan sedikit dimodif ya.....sedikiiiiit aja kok :)

Langsung ke dapur aja yuk........

GARANG ASEM AYAM

Bahan :
1 ekor ayam, potong kecil-kecil
500 ml santan dari 1 buah kelapa
2 butir telur, kocok lepas
Daun pisang secukupnya
Cabai rawit utuh
Daun salam, sobek-sobek jadi dua
Lengkuas, potong setipis uang logam
Belimbing sayur, potong-potong (Calista pake tomat sayur / tomat hijau yang dipotong - potong)

BUMBU, dihaluskan:
6 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
5 btr kemiri
1/2 sdt bumbu penyedap
garam secukupnya


CARA MEMBUAT:
1.Tumis bumbu halus hingga harum.
2. Masukkan bumbu ke santan cair, tambahkan telor kocok, aduk sampai rata.
3. Siapkan daun, letakkan sepotong daun salam dan lengkuas, beri potongan ayam kira-kira 5-6 potong.
4. Bubuhkan 3 buah cabai rawit utuh dan belimbing sayur / tomat hijau di atasnya.
5. Tuangi santan 2-3 sendok sayur, bungkus daun pisang dan semat dengan lidi. Kerjakan hingga semua ayam terbungkus.
6. Kukus kira-kira 60 mnt dengan api sedang.
7. Sajikan hangat.

TIPS & TRIK dari Dapur Mlandhing (bagian favorit dari blog Dapur Mlandhing adalah selalu ada Tips & Trik yang pastinya sangat berguna buat pemula seperti Calista):
* Tambahkan garam pada kuah yang sudah cukup asinnya. Pada saat dikukus garam akan terserap oleh ayam, jadi harus lebih asin dari sekedar yang dicicip lidah.
* Jika menggunakan ayam kampung, tambahkan waktu pengukusan kurleb 30 menit lagi. Tambahkan air kukusan jika telah habis.

Ca Kangkung Taoge Telur Puyuh

Lagi pingin masak sesuatu yang ga ribet, cepat dan ga perlu uleg2...hihihi...

Trus waktu buka kulkas, ada pasukan kangkung, taoge, telur puyuh, dll.....hmmm, supaya pasukan ini cepet habis dan kulkas jadi bersih *alias empty*, kenapa juga ga dimasak aja bareng2 ya ?

Tring.....tring !

Jadi deh resep ini.....

CA KANGKUNG TAOGE TELUR PUYUH

Bahan :
1 ikat kangkung, siangi hingga bersih
1 siung bawang putih, cincang
2 siung bawang merah, cincang
1 cabe merah, buang biji lalu iris - iris
1 sdm saos tiram
10 butir telur puyuh, cuci bersih, kalo perlu sikat satu persatu dengan sikat gigi (karena terkadang masih suka ada kotoran hewan yang menempel lhooo....hiiiiiii), rebus, lalu kupas.
1 sdm ebi, rendam air hangat, tiriskan, sangrai sebentar lalu tumbuk kasar
1 genggam taoge, petiki ekornya
Garam (sesuai selera)
Gula pasir (sesuai selera)
Lada (sesuai selera)
100 ml air

Cara Membuat :
1. Tumis bawang putih & bawang merah hingga harum. Tambahkan cabe.
2. Masukkan saos tiram, dan telur puyuh, aduk hingga rata.
3. Masukkan kangkung. Tambahkan air, tutup wajan kurleb 1 menit saja.
4. Tambahkan garam, lada, gula pasir. Tes rasa.
5. Terakhir, masukkan taoge. Diamkan sebentar. Matikan kompor. Angkat dan sajikan segera.

Sensai renyah si taoge dan kangkung, bikin makan jadi tambah seru ! krenyes....krenyes......

Minggu, 19 September 2010

Udang Panggang

Pembaca, resep kali ini adalah resepnya Mba Maia Estianty lho...hehehe....Didapat dari Rahasia Dapur Maia Estianty dalam Majalah Femina No. 12/ XXXVIII/ 27 Maret - 2 April 2010...sedikit dimodifikasi, supaya sesuai dengan lidah keluarga :)

Hiyukkkkk ikutan nyoba :)

UDANG PANGGANG
Untuk : 6 porsi

Bahan :
600 gr udang jerbung ukuran besar, kupas kepala dan kulit, sisakan ekornya.
3 siung bawang putih, haluskan
1 sdt gula pasir
1 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam

Saus Asam Pedas : 
1 sdm minyak sayur
2 buah cabe merah, buang bijinya, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang
3 lembar daun jeruk purut, buang tulangnya, iris halus
2 sdm saus tiram
2 sdt tepung maizena, larutkan dengan 2 sdm air jeruk nipis
1 sdm kecap ikan (Calista hanya pake 1/2 sdm kecap ikan)
2 sdm madu (versi asli ga pake madu)
400 ml air 

Cara Membuat : 
Udang : Aduk rata semua bahan udang. Diamkan selama 30 menit di dalam lemari es. Sisihkan.

Saus :
Panaskan minyak sayur. Masukkan semua bahan kecuali air dan larutan tepung maizena, tumis hingga harum. Kecilkan api, tuangi air, aduk hingga rata. Masukkan larutan tepung maizena.  Masak hingga mengental. Angkat. 

Panaskan bara api atau wajan bergerigi. Olesi udang dengan saus asam pedas. Bakar hingga udang matang dan kecokelatan. Angkat. Tiriskan.

Sajikan bersama saus sambal dan sisa saus asam pedas sebagai cocolan.

Rasanya....hmmm lezat ! Hidangan ini langsung jadi favorit Mama :)

Trancam

Masakan ini mirip urap, cuma yang membedakan kalo pada trancam semua bahannya tersaji mentah. Kalo Pembaca suka makan sayur yang masih renyah krenyes - krenyes...hmmm, pasti suka deh dengan hidangan satu ini. Mirip karedok gitu deh, cuma kalo karedok kan sayuran mentah berbumbu kacang....sementara trancam adalah sayuran mentah berbumbu kelapa :)

Berhubung tersaji mentah, maka hati - hati ya dalam hal pengolahannya.
Untuk itu berikut Calista kutipkan info yang ada di blognya Mba Hesti berikut ini :

"Seperti halnya karedok, trancam termasuk salah satu menu makanan yang kebersihannya penting untuk diperhatikan.
Karena termasuk makanan yang diolah dan disantap ’segala mentah’, maka tergolong salah satu makanan yang mengandung bahan bahaya pangan cukup tinggi.

Apa sih maksudnya?

Bahan pangan dapat tercemar oleh bahan-bahan berbahaya. Apabila bahan berbahaya itu masuk bersama-sama dengan pangan ke dalam tubuh akan menimbulkan penyakit atau keracunan. Ada beberapa jenis bahaya dalam pangan yaitu: bahaya biologis, bahaya kimia dan bahaya fisik.

Bahaya biologis adalah bahaya berupa cemaran mikroba penyebab penyakit (patogen), virus, dan parasit yang dapat menyebabkan keracunan atau penyakit jika termakan oleh manusia. Cemaran mikroba ini dapat berasal dari udara, tanah, air dan tempat-tempat lainnya yang kotor.

Bahaya Kimia adalah bahaya berupa cemaran bahan-bahan kimia beracun yang dapat menyebabkan keracunan atau penyakit jika termakan oleh manusia, seperti residu pestisida, logam berbahaya, racun yang secara alami terdapat dalam bahan pangan, dan cemaran bahan kimia lainnya.

Sementara, Bahaya fisik adalah bahaya karena adanya cemaran-cemaran fisik seperti benda-benda asing yang dapat membahayakan manusia jika termakan, seperti pecahan gelas, pecahan lampu, pecahan logam, paku, potongan kawat, kerikil, stapler dan benda asing lainnya.

Hal tersebut yang membuat pengolahan makanan yang satu ini perlu dijaga sekali kebersihannya. Mulai dari kebersihan bahan mentahnya sampai dengan kebersihan peralatan dapur dan tangan saat mengolah. Sehingga dapat mengurangi resiko bahaya bahan cemaran yang melekat di bahan pembuat atau di alat pengolahan."

Oke deh Pembaca.....setelah membaca sekilas info dari Mba Hesti di atas, hayukk kita patuhi rambu - rambu kebersihan supaya masakan yang kita hasilkan betul - betul sehat dan higienis. Bagaimana ? Setuju kan ? Setujuuuuuuuu......hehe.......

Sebelum mulai kita memasak, mari yuk ikut Calista blogwalking......dan mampir ke blognya dapur mlandhing (psssst....buat nyontek resepnya !! hihihi.....).

Naaaahh...ini nih resepnya !!
Sekali lagi, jangan lupa ya sama rambu - rambu kebersihannya (cuci bersih tangan dengan sabun, cuci bersih piranti memasak berikut bahan2 masakan kita) :) hehe....  Selamat memasak :)

TRANCAM

Bahan :
250 gr kacang panjang
100 gr taoge
2 buah mentimun
1/2 buah kelapa muda, parut
1/2 dada ayam, goreng, suwir (di skip oleh Calista)

Haluskan :
3 bawang putih
5 cabe rawit merah (karena Papa ga suka pedas, cabe rawit merah diganti deh sama cabe kriting merah, itupun dibuang dulu bijinya....hihihi)
3 cm kencur
1/2 sdt terasi bakar (diganti dengan 1 sdm ebi yang direndam dulu dengan air hangat, ditiriskan lalu disangrai sebentar)
Garam (sesuai selera)
2 sdt gula merah
1 lembar daun jeruk, buang tulangnya, iris halus
Cara Membuat :
1. Siangi semua sayuran hingga benar - benar bersih.
2. Potong kacang panjang melintang, tipis - tipis
3. Bagi timun menjadi 4 bagian, iris melintang, tipis - tipis.
4. Cabuti ekor tauge.
5. Haluskan semua bumbu, masukkan kelapa parut, lalu aduk hingga rata.
6. Taburkan kelapa berbumbu ini di atas sayuran.
7. Tambahkan suwiran daging ayam (kalo pake). Campur rata.
8. Sajikan segera

Berhubung semua bahan2nya mentah, maka sekali saji sebaiknya harus langsung dihabiskan ya Pembaca....hehehe....karena cepat sekali basi  :)

Selamat mencoba ya ........