Senin, 15 Agustus 2011

Mie Goreng Saus 3 Rasa






Terus terang aku penggemar mie. Ingin diolah apa saja, buatku mie tetap enak.  Biasanya mie diolah dengan bumbu dasar : bawang putih dan lada dengan rasa yang sudah dapat kubayangkan. Nah, saat ku membaca resep Mie Goreng Pedas ala Ibu Sisca Soewitomo (dari buku 50 Resep Hidangan Lezat Siap Saji Dalam 30 Menit karangan Sisca Soewitomo), mataku langsung tertuju pada bagian bahan Saus 3 rasa !   Wuih….pastinya special nih ! Tentunyaaa…….. Ibu Sisca getu lochhhh….. ;)

Namun lagi – lagi sayangnya modifikasi tetap aku lakukan. Contohnya,  ada beberapa bahan di resep asli yang dengan terpaksa aku skip ( seperti : udang dan kapri) karena kebetulan udang & kapri-nya lagi jalan2 ke pasar…hehehe….. alias ga ada stok di kulkas ;) hehehe…

Dan, jika pada resep asli, mie dibuat pedas dengan penggunaan cabai bubuk dan rawit merah iris. Nah, sekali lagi, berhubung keluarga kami kurang menggemari masakan pedas karena alasan kesehatan (beberapa dari kami sering sakit maag, yang tentunya mesti menghindari masakan pedas), sehingga aku meniadakan penggunaan aneka cabai tersebut yang kuganti dengan penggunaan cabai merah keriting (tentunya dengan biji yang kubuang dulu semua) ;P 

Nah, otomatis bukan Mie Goreng Pedas lagi dong namanya ? Karenanya, dengan terpaksa, mie goreng ini kuganti nama menjadi “Mie Goreng Saus 3 Rasa” (maaf ya Ibu Sisca) karena terbukti saus tersebut sukses memberi rasa unik pada mie goreng ini (menurutku lhooo)…
 
hmmmm, penasaran juga kan seperti apa ? 

Hiyukkkk mari disimak resepnya…… ;)

Mie Goreng Saus 3 Rasa
(Telah dimodifikasi dari resep aslinya berjudul Mi Goreng Pedas ala Ibu Sisca Soewitomo)

Bahan :
Untuk Saus 3 Rasa :
  • 50 gr asam jawa
  • 3 sdm kecap ikan (versiku hanya menggunakan 1 sdt, berhubung kurang suka dengan aromanya)
  • 5 sdm gula merah, sisir (bisa dikurangi sesuai selera Anda saja ;) )

Mie goreng :
  • 2 sdm minyak goreng
  • 5 siung bawang putih, cincang (versiku, kuhaluskan bersama cabai merah keriting
  • 7 buah cabai merah keriting, buang bijinya, lalu haluskan bersama bawang putih (versi asli ga pakai)
  • 200 gr udang kupas (aku skip)
  • 50 gr udang kering/ ebi, (kurendam dulu dengan air panas, tiriskan lalu sangrai dan cincang)
  • 300 gr mi basah (aku menggunakan mi telur)
  • 100 ml air
  • 1 batang wortel, serut
  • 150 gr kapri (aku skip)
  • 2 sdt cabai bubuk (aku skip)
  • 50 gr taoge, siangi, cuci bersih
  • Garam secukupnya
  • Merica bubuk secukupnya
  • 6 cabai rawit merah iris (aku skip)

Cara Membuat :
  • Saus 3 rasa : 50 gr asam jawa campurkan dengan 8 sdm air, remas – remas dan saring lalu tambahkan kecap ikan dan gula merah, masak hingga mendidih dan gula larut, angkat.
  • Panaskan minyak goreng, tumis bawang putih hingga harum.
  • Masukkan udang (jika pakai), masak hingga udang berubah warna, masukkan mi, air, wortel dan kapri (jika pakai), masak hingga wortel dan kapri matang.
  • Masukkan saus 3 rasa, ebi, cabai bubuk, taoge, garam dan merica bubuk. Aduk rata, tambahkan cabai rawit, masak sebentar, angkat.
  • Sajikan hangat.


Sabtu, 13 Agustus 2011

Perkedel Misoa







Pembaca, untuk resep satu ini bersumber dari buku 250 Resep Sedap Untuk Hari Istimewa oleh Great! Kitchen. Saat pertama membaca resep perkedel misoa di buku ini, aku tertarik karena sebagai penyuka perkedel (halah), lama –lama bosan juga dengan isian perkedel yang itu – itu lagi (jagung, kentang atau tahu).  Nah, misoa ini ternyata enak juga lho sebagai alternatif bahan isian perkedel. 

Ketika misoa sudah dilumatkan, memang teksturnya tidak sepadat bahan lain seperti kentang, jagung atau tahu. Pada resep digunakan pemakaian tepung terigu, nah mungkin disinilah peran penggunaan tepung terigu untuk sedikit memadatkan / mengenyalkan adonan (kalo aku ngga sotoy lhooo…hehe).  Aku  pribadi, sebenarnya lebih suka tidak menggunakan tepung terigu karena ternyata mengurangi sensasi rasa dari misoa itu sendiri. Next time deh aku coba lagi dengan versi tanpa terigu ;) hehe..penasaran ajaa siiiih…

Berikut resepnya :
PERKEDEL MISOA
Bahan :
  • 1 ikat misoa, seduh
  • 50 gr wortel, serut halus
  • 50 gr kapri, iris halus (aku skip)
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1 1/2 sdm tepung terigu (versi asli menggunakan 3 sdm tepung terigu) 
  • 1 butir telur, kocok lepas

Bumbu halus :
  • 1/4 sdt merica (sesuai selera)
  • Garam secukupnya
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 sdt ketumbar, kusangrai dulu
Cara membuat :
  • Tiriskan misoa lalu campur dengan bumbu halus
  • Tambahkan wortel, kapri, daun bawang dan tepung terigu. Tuangkan kocokan telur. Aduk rata. Buat adonan bulat kecil.
  • Goreng hingga matang.
  • Sajikan hangat.

Oseng Tahu Buncis







Resep berikut ini praktis dihidangkan saat sahur atau berbuka.  Kumodifikasi dari sumber resep asli dari tabloid nova berjudul Oseng Tempe Buncis (silakan klik disini untuk melihat versi aslinya)

Modifikasi kusesuaikan dengan ketersediaan bahan yang ada di rumah. Gak ada tempe, tahu pun jadi kan? Hehe…

Masak yuk ?
Semoga bisa menjadi  tambahan koleksi menu praktis saat bulan Ramadhan ini yaa……

Oseng Tahu Buncis
(Dimodifikasi dari versi asli berjudul Oseng Tempe Buncis dari tabloid Nova)

Bahan :
  • 250 gr tahu, potong kotak 1 cm, (kugoreng dulu 1/2 matang)
  • 100 gr buncis, potong – potong
  • 75 gr jagung manis pipil (aku skip)
  • ½ bh bawang bombai, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 2 bh cabai hijau, potong – potong
  • 2 buah cabai merah, potong – potong
  • 3 sdm kecap manis
  • 150 ml kaldu
  • Garam secukupnya
  • Gula merah secukupnya
  • 3 sdm minyak goreng

Cara Membuat :
  • Tumis bawang bombai, bawang putih, cabai hijau dan cabai merah hingga harum
  • Masukkan tahu, buncis, jagung pipil (jika pakai) dan kecap manis. Aduk rata.
  • Tambahkan kaldu, gula dan garam. Masak hingga semua bahan matang. Tes rasa.
  • Angkat dan sajikan hangat.

Jumat, 12 Agustus 2011

Sup Pasta Kacang Polong

Sumber resep kali ini adalah dari tabloid nova. Ketika kemarin sempat bingung memilih menu dan mampir bertanya pada “mbah Google”,  akhirnya pilihan jatuh pada resep “Sup Pasta Bening-nya Tabloid Nova.  (Ayo silakan klik disini untuk melihat versi aslinya dan bandingkan dengan hasil yang kubuat, hihihihi….jauh banget ya dari versi aslinya ??? hihihihi)

Resep yang kutulis adalah yang sudah aku modifikasi. Hihihi…modifnya dikiiiit kok….Resep asli menggunakan kacang merah kalengan, sementara ketika kubuka freezer, yang ada adalah kacang polong beku. That’s why kuganti judul resepnya jadi “Sup Pasta Kacang Polong”. Dan aku meniadakan penggunaan bay leaf, sementara pada resep asli menggunakan daun ini.  Itu aja kok penyesuaian yang aku lakukan di resep kali ini. ;) #haduooh! gayanya semacam chef profesional aja....... hihihihihi

Langsung aja yuk kita coba ;)

Sup Pasta Kacang Polong 
(modifikasi dari sumber resep “Sup Pasta Bening” Tabloid Nova)

Bahan :
  • 2 sdm minyak sayur
  • 50 gr bawang bombai, cincang
  • 3 siung bawang putih, cincang
  • 1 buah tomat merah, potong dadu kecil
  • 150 gr daging ayam fillet, potong dadu
  • 1.250 ml kaldu ayam (versi asli menggunakan 750 ml)
  • 2 lembar bay leaf (aku skip)
  • 100 gr kacang polong beku / kacang polong kalengan (tiriskan dulu) à versi asli menggunakan kacang merah kalengan
  • 1 batang seledri, iris kasar
  • Merica (secukupnya)
  • Garam (secukupnya)
  • 200 gr pasta macaroni, rebus dulu
  • 2 buah wortel, potong dadu kecil (versi asli ga pakai)

Cara Membuat :
  • Panaskan minyak sayur, tumis bawang bombai, bawang putih dan tomat hingga harum. Masukkan daging ayam, masak sebentar hingga daging ayam berwarna kecokelatan.
  • Tuangi kaldu ayam, masukkan wortel dan daun bay leaf (jika pakai), didihkan. Tambahkan kacang polong / kacang merah, seledri, merica, garam dan pasta rebus.  Masak hingga seluruh bahan matang. Tes rasa.
  • Angkat dan sajikan hangat.
Untuk hidangan berbuka puasa ? Alhamdulillaah....hangat & nikmat !


Kamis, 11 Agustus 2011

Tempe Bilis Cabai Hijau


Menu berikut adalah modifikasi dari sumber resep Seri Masak Femina Primarasa Dapur Nusantara : Hidangan Tahu, Tempe & Telur. Resep asli berjudul Tempe Cabai Hijau. Pada resep versi asli menggunakan ikan teri tawar kering yang kuganti dengan ikan bilis. 

Hasilnya ? Kolaborasi antara renyahnya ikan bilis, aroma menggoda dari petai ditambah rasa pedas mengundang dari cabai hijau, apalagi bila disantap dengan nasi hangat….hmmmm, Richard Gere lewat dijamin bakal dicuekin deh…..hehehehe

TEMPE BILIS CABAI HIJAU
Bahan :
  • 400 gr tempe, iris ukuran 0.5 x 2 x 3 cm, lalu goreng secara bertahap  hingga kering
  • 100 gr terung ungu, belah memanjang menjadi 2 bagian, lalu iris melintang 2 cm, goreng ½ matang
  • 2 papan petai, kupas kulitnya, lalu belah masing – masing menjadi 2 bagian, goreng ½  matang
  • 50 gr ikan bilis, goreng dulu hingga kering
  • Minyak goreng
  • 6 lembar daun jeruk, buang tulang daunnya
  • 2 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 cm jahe, cincang halus
  • 2 sdm air jeruk nipis
  • Gula pasir  & lada bubuk secukupnya (aku selalu menggunakannya sebagai pengganti penyedap rasa)

Bumbu :  (tumbuk kasar)
  • 300 gr cabai hijau besar
  • 150 gr bawang merah
  • Garam (secukupnya)

Cara membuat :
  • Panaskan minyak goreng dalam wajan. Masukkan daun jeruk, tumis hingga layu. Masukkan bumbu halus dan air jeruk, aduk rata. Lanjutkan memasak hingga bau menyengatnya hilang dan bumbu cukup matang.
  • Masukkan bawang putih dan jahe, aduk hingga baunya harum. Tambahkan gula, garam dan lada bubuk secukupnya. Tes rasa, jika rasa sudah benar-benar pas,  masukkan tempe, terung, petai dan ikan bilis, aduk hingga tercampur rata dengan bumbu, angkat.

Rabu, 10 Agustus 2011

Setup Salak Secang







Halo Pembaca…..
Beberapa hari lalu, Alhamdulillaah kami mendapat kiriman ½ keranjang salak pondoh dari kerabat di Yogya. Beberapa bagian kami makan langsung, hingga mulai bosan juga dan kepikiran  untuk blogwalking untuk mencari resep seputar salak. 

Salah satu blog yang kukunjungi adalah blognya resep-plus
Wuih! Langsung ngiler deh pingin ikutan bikin…mumpung bahan2nya ada di keranjang ;)

Dari resep aslinya, masih aku adaptasi lagi. Kumodifikasi sedikit, terutama di bagian bahan. Pada resep asli menggunakan apel hijau, sementara aku tidak menggunakan apel hijau, salak single-fighter aja..hehe. Aku juga tambahkan beberapa gram kayu secang, agar rasa yang dihasilkan lebih me’rempah’ dan sesuai dengan lidah keluarga kami.

Ingin ikutan coba resep juga ? Yuk monggoo dicoba :

Oya, sumber resep asli berjudul : Setup Salak Apel. Kalo ingin melihat seperti apa resep aslinya, ayo silakan klik dan kunjungi blog resep-plus yaaa.... :))

SETUP SALAK SECANG
(Telah dimodifikasi sedikit oleh : DapurCalista dari sumber resep asli : Setup Salak  Apel)

Bahan :
  • 500 gr salak manis
  • 200 gr gula pasir (atau sesuai selera)
  • 1 liter air
  • 5 gr kayu manis
  • 5 butir cengkeh
  • 5 gr kayu secang

Cara Membuat :
  • Kupas salak, buang bijinya lalu potong – potong dan sisihkan.
  • Campur air, gula pasir, kayu manis, cengkeh dan kayu secang. Rebus hingga mendidih. Angkat dan dinginkan.
  • Masukkan salak dalam adonan sirup gula. Diamkan kurleb 2 jam (dalam lemari es atau dalam suhu ruangan). Tuang ke dalam gelas saji. Sajikan.
Alhamdulillaah, nikmat disajikan sebagai minuman hangat atau dingin untuk hidangan saat berbuka puasa.... ;)

Better Late Than Never....

Assalaamu’alaikum Pembaca….
Halo ;)

Mohon maaf, baru sempat posting lagi. Harap maklum, masih sulit menyesuaikan  waktu “jetlag” selama bulan Ramadhan ini.  Hehe..

Pepatah bijak mengatakan : Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Untuk itu ijinkan DapurCalista mengucapkan : Mohon maaf lahir batin atas segala salah dan khilaf selama ini. Semoga bulan Ramadhan tahun ini yang kebetulan kini telah memasuki 10 hari pertama,  kita semua akan terus diberi nikmat sehat yang berkah untuk dapat menjalankan ibadah dengan lancar, berlomba – lomba mengumpulkan pahala, meraih ampunanNya….aamiin.