Rabu, 24 Agustus 2011

Sosis Cah Brokoli






Hidangan ini praktis disajikan sebagai menu sahur, namun lezat juga disajikan saat berbuka puasa.  Tak sengaja kutemukan saat bongkar2  tumpukan tabloid edisi jadul demi mencari ide seporsi menu…hehehe…..
Silakan jika ingin ikut mencoba resepnya …..

Sosis Cah Brokoli
(Sumber resep : Tabloid Nyata 1005 – edisi puasa – tahun XX – Minggu Ketiga  - Agustus 2010)

Bahan :
  • 5 buah sosis ayam, iris serong
  • 2 sdm minyak goreng
  • 2 buah cabai merah, iris serong
  • 2 siung bawang putih, memarkan
  • ½ buah bawang Bombay, cincang halus
  • 1 buah tomat, iris tipis
  • 2 sdm saus tiram
  • 1 sdm kecap manis
  • 100 ml air kaldu
  • 1 kuntum brokoli, potong2
  • Merica, gula dan garam secukupnya

Cara Membuat :
  • Panaskan minyak goreng
  • Tumis semua bumbu hingga harum.
  • Masukkan sosis ayam kemudian aduk rata
  • Masukkan saus tiram, kecap manis dan air kaldu, aduk rata hingga mendidih
  • Masukkan brokoli, merica, gula dan garam kemudian masak hingga matang. Tes rasa.
  • Angkat dan siap disajikan.

Selasa, 23 Agustus 2011

Pesmol Tongkol


Kami suka ikan tongkol, karena walau belum dibumbui sekalipun, dagingnya sendiri sudah terasa gurih. Yummy!

Nah, berarti sekarang tinggal menentukan : mau dimasak apa ya tongkolnya ? #ini bagian yang tersulit, mesti menyenangkan juga karena biasanya melibatkan kesepakatan keluarga untuk menentukan mau masak apa hari ini ? hehehe…maklum, aku masih tinggal  bersama keluarga besarku……;) terkadang bingung, karena yang satu minta ini, yang satu minta dibuatkan itu, sementara stok bahan dalam jumlah terbatas…..nah lhoo ??  #tik tok….tik tok……. ;D

Singkat cerita, akhirnya daripada bingung2 aku coba blogwalking dan mampir ke blognya sobatku di pawonomah. Seingatku, Nyutty (ownernya pawonomah) pernah posting salah satu resepnya yaitu : P E S  M O L ! Dan kebetulan kok keluargaku meng-iyakan saja saat kutawarkan menu satu ini … #sambil menodongkan pistol air….hihihihi

Dan…OK!
Mari kita masak ?

Oya, seperti biasa dari sumber resep asli, ada beberapa bagian yang kumodifikasi, dengan tujuan  supaya lebih sesuai dengan selerah keluargah tertjintah ;) hehehe….. Seperti di resep ini misalnya, versi asli menggunakan ikan mujaer, sementara aku menggunakan ikan tongkol. Jika versi asli pawonomah, pesmolnya berkuah banyak (500 cc), aku hanya menggunakan 250 cc karena keluargaku lebih suka versi nyemek.
Baiklah, yuk kita langsung racik2 bahan aja……… ;)

Pesmol Tongkol
(Kumodifijasi dari Sumber resep : Pawonomah, silakan klik disini untuk melihat versi aslinya ya sekalian lihat2 blog kuereeeeeeeeeeeeeen miliknya sobatku ini…..hehehe……. ;)

Bahan :
  • 1 kg ikan tongkol / mujaer/ gurame/ kakap, cuci bersih, lumuri dengan perasan air jeruk nipis dan garam
  • 8 siung bawang putih (aku gunakan 5 siung, kusesuaikan dengan ukuran ikan)
  • 3 cm kunyit
  • Garam
Bumbu iris :
  • 7 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah (kubiarkan utuh)
  • 3 cabai merah
Bahan pelengkap :
  • 2 lembar daun salam
  • 4 lembar daun jeruk, sobek – sobek
  • 2 batang serai, memarkan
  • 4 cm lengkuas, memarkan
  • 3 buah wortel, iris korek api
  • 1 buah timun, iris korek api
  • 4 -  5  buah jeruk nipis (versiku hanya memakai 1 buah jeruk nipis, karena kami tidak suka terlalu asam)
  • 15 buah cabe rawit utuh
Bumbu Halus :
  • 15 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 5 butir kemiri, sangrai dulu
  • 6 cm kunyit
  • 250 ml air (versi asli menggunakan 500 ml air)
  • Garam dan gula secukupnya

Cara Membuat :
  • Ikan : haluskan bawang putih, kunyit dan garam. Olesi badan ikan dengan bumbu tersebut. Diamkan beberapa saat. Goreng, tiriskan.
  • Tumis bumbu yang diiris hingga harum. Masukkan daun salam, daun jeruk, serai. Aduk hingga layu.
  • Masukkan bumbu halus, aduk hingga bumbu halus matang.
  • Tambahkan wortel dan air. Masak hingga wortel matang. Masukkan garam, gula dan air jeruk nipis. Tes rasa.
  • Masukkan ikan tongkol dan timun. Aduk sebentar (supaya tidak hancur). Biarkan mendidih dan bumbu meresap ke dalam ikan.

Senin, 22 Agustus 2011

Tahu Goreng Bumbu Empal


Jika merasa bosan dengan olahan tahu yang itu – itu saja, maka tahu goreng satu ini bisa juga dijadikan alternative menu teman si nasi hangat bersama lauk - pauk lainnya. Lihat saja komposisi bahannya, hmmm…….yummy ! Dengan proses perebusan menggunakan santan, diungkep terus hingga kuah nyaris habis…hmmm, membuatnya makin terasa legitz ! 

Resep kudapat dari Tabloid Nova, ketika pertama kali membacanya langsung pingin uji coba deh…hehe….karena memang kebetulan pas ada persediaan tahu yang sudah menanti untuk diolah.
Penasaran kan ingin ikut nyoba resep ?

Yuk deh monggo……

Tahu Goreng Bumbu Empal
Sumber Resep : Tabloid Nova (silakan klik disini untuk membaca resep versi aslinya)

Bahan :
  • 3 buah tahu putih, bagi menjadi 6 bagian
  • 5 siung bawang
  • 3 siung bawang putih
  • ½  sdt ketumbar sangrai
  • 2 sdm gula merah
  • 2 lembar daun salam
  • 2 potong asam
  • 500 cc santan
Cara :
  • Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, gula merah dan garam.
  • Rebus bersama santan dan salam sambil diaduk – aduk.
  • Setelah mendidih, masukkan tahu, kecilkan api dan rebus hingga santan berminyak.
  • Setelah tahu dingin, goreng hingga kecokelatan

Asem - asem Daging






Dihidangkan saat berbuka puasa, menu satu ini bisa menjadi salah satu alternative hidangan. Rasanya segar, apalagi disantap hangat – hangat. Kutambahkan jagung manis, awalnya dengan niat untuk menghabiskan stok si jagung agar cepat raib dari lemari es…hehehe…tapi untungnya, cocok dan enak juga kok………#menghibur diri

ASEM – ASEM DAGING
Kumodifikasi dari sumber resep  :  “Asem – asem Buncis, Tabloid Nyata edisi 1003/ Tahun XX/ Minggu Pertama/ Agustus 2010

Bahan :
  • 3 sdm minyak goreng
  • 7 siung bawang merah, iris tipis
  • 3 siung bawang putih, iris tipis
  • 3 cm lengkuas, memarkan
  • 2 lembar daun salam (versi asli ga pakai)
  • 250 gr daging sapi (aku menggunakan daging sengkel)
  • 1.500 ml air (versi asli menggunakan 200 ml air)
  • 3 buah cabai hijau, potong – potong
  • 3 buah cabai merah, potong – potong
  • 300 gr buncis, potong – potong
  • 3 buah tomat hijau, potong – potong
  • 3 buah belimbing sayur, potong – potong
  • 1 sdm gula merah, sisir
  • Garam dan merica bubuk secukupnya
  • Kecap manis secukupnya (versi asli ga pakai)
  • 1 buah jagung manis, potong – potong (versi asli ga pakai)
Cara Membuat :
  • Rebus daging dan air hingga empuk. Angkat, tiriskan lalu potong – potong.
  • Panaskan minyak, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.   
  • Masukkan daging potong. Tuangi air kaldu sisa merebus daging. Masukkan jagung manis, masak hingga empuk.  Tambahkan cabai, buncis, tomat, belimbing, gula, garam, merica bubuk, kecap manis, lengkuas, dan daun salam. Masak hingga semua bahan matang. Tes rasa, angkat dan sajikan.


Minggu, 21 Agustus 2011

Tengkleng Iga Sapi







Resep ini sebenarnya sudah pernah kuposting sebelumnya, resep sama dengan judul berbeda : Tengkleng Iga Kambing (silakan klik disini untuk melihat perbandingannya).

Kini, kuposting ulang karena ketika kumembuat tengkleng iga kambing waktu itu, kuah santannya masih terlalu kental untuk disebut sebagai  “Tengkleng”, karena ternyata yang namanya masakan “Tengkleng” menurut beberapa sumber termasuk juga dari Wikipedia berikut ini :  "bentuk fisiknya hampir mirip dengan gulai kambing, tetapi kuahnya lebih encer" (sumber : Wikipedia, silakan klik disini, untuk membaca info lebih lengkapnya).

Kini,  aku hanya menggunakan sedikit santan , itupun kubuat encer sekali.  Semoga kali ini lebih sesuai untuk disebut  sebagai “Tengkleng” ya….hehehe…

Tengkleng Iga Sapi
(dimodifikasi  dari sumber resep : Tabloid Kuliner #ups….maaf lupa catat no.edisinya)

Bahan :
  • 1 kg tulang iga sapi, cuci bersih, lalu rebus dulu hingga empuk (bisa gunakan panci presto, kurleb 45 menit - 60 menit (tergantung kondisi panci masing2) dari sejak panci berdesis pertama)
  • 3 butir cengkeh
  • 5 cm kayu manis
  • 2 butir kapulaga
  • 1 batang serai memarkan
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 cm lengkuas, memarkan
  • 1 cm jahe, memarkan
  • 1 liter santan encer (aku menggunakan 500 cc santan encer dan 500 cc kuah kaldu sisa merebus tulang iga)
  • 4 sdm minyak sayur
  • Garam secukupnya

Bumbu, haluskan :
  • 8 cabai merah
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 3 butir kemiri, kusangrai dulu
  • 2 sdt ketumbar, kusangrai dulu
  • ½  sdt jinten, kusangrai dulu
  • Lada bubuk, secukupnya
  • 1 cm kunyit

Cara Membuat :
  • Cuci bersih tulang iga, masak hingga empuk
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan cengkeh, kayu manis, kapulaga. Masak hingga bumbu matang.
  • Masukkan tulang iga, aduk hingga bumbu meresap. Tuangi santan encer ke dalamnya, tambahkan air kaldu sisa merebus tulang iga. Tambahkan serai, daun jeruk. Masak dengan api kecil hingga mendidih (aduk terus hingga mendidih dan jaga agar santan jangan sampai pecah).  Masak hingga berminyak. Tes rasa.  Angkat.

Selamat mencoba ;)

Sabtu, 20 Agustus 2011

Bir Pletok Campur Leci

Meskipun bernama bir, tapi minuman ini sama sekali tidak memabukkan. "Minuman tradisional ini dikenal  di kalangan etnis Betawi. Masyarakat Betawi banyak mengonsumsinya di malam hari sebagai penghangat." Itu adalah sedikit info tentang Bir Pletok yang kubaca melalui wikipedia. Adapun jika Pembaca ingin mengetahui tentang Bir Pletok, silakan klik wikipedia. 

Tertarik untuk membuatnya,  karena salah satu dari keluarga kami ada yang terserang radang tenggorokan (tenggorokan mulai terasa kering dan gatal).  Nah, rasanya tepat jika dibuatkan minuman penghangat ini, mudah - mudahan terasa hangat dan nyaman di tenggorokan, apalagi diseruput panas – panas……hmmm, semoga bisa bikin keringat antre minta keluar deh…hehe ;))
Silakan jika ingin ikut mencoba resepnya …… 

Bir Pletok Campur Leci
(Sumber resep : Tabloid Nyata edisi 999/ tahun xx/ minggu pertama/ juli 2010)

Bahan :
  • 1.5 liter air
  • 250 gr jahe, kubakar dulu agar aromanya lebih  terasa, kupas lalu memarkan
  • 5 cm kayu manis
  • 5 butir cengkih
  • 5 gr kayu secang
  • 5 lembar daun pandan
  • 5 lembar daun jeruk
  • 2 batang serai, memarkan
  • 200 gr gula pasir
  • 300 gr leci kalengan
Cara membuat :
  • Didihkan air, masukkan jahe, kayu manis, cengkih, kayu secang, daun pandan, daun jeruk, dan serai. Masak dengan api kecil selama 5 – 10 menit.
  • Masukkan gula pasir, aduk hingga gula larut. Angkat lalu saring.
  • Siapkan gelas saji, masukkan leci, lalu tuang bir pletok ke dalam gelas saji. Sajikan hangat. 

Jumat, 19 Agustus 2011

Spicy Chicken Wing


Resep berikut, aku adaptasi dari sumber resep yang kulihat saat mampir di blognya Resep Masakan Indonesia.

Modifikasi aku lakukan agar lebih pas dengan selera keluarga kami, terutama di bagian bumbu dan cara pembuatan. Untuk bumbu, aku tambahkan cabai merah keriting yang kubuang dulu bijinya lalu kuhaluskan bersama jahe dan bawang putih. 

Lalu pada cara pembuatan, jika pada resep versi asli di akhir tahap pembuatan, ayam dipanggang dalam oven, maka versiku setelah ayam dilumuri bumbu lalu didiamkan beberapa saat lamanya di lemari es, ayam kuungkep dulu agar bumbu lebih meresap dan daging matang merata. Baru setelah diungkep, ayam siap untuk digoreng.

Terserah Anda, ingin mencoba versi yang mana ? ;)

Spicy Chicken Wing
(telah dimodifikasi dari resep asli "Spicy Chicken Wing"nya Resep Masakan Indonesia )

Bahan :
  • 10 buah sayap ayam
  • 75 gr tepung terigu (optional aja, boleh pakai, boleh tidak. Kalo aku, lebih suka tidak pakai tepung)
  • Minyak goreng
 Bumbu, aduk rata :
  • 2 sdm saus tomat botolan
  • 2 sdm kecap inggris
  • 1 sdm kecap manis
  • 3 sdm saus cabe botolan
  • 1 sdm saus tiram (versi asli ga pakai)
  • 1 siung bawang putih, haluskan
  • ¼ cm jahe, haluskan
  • 3 cabai merah keriting, buang bijinya lalu haluskan (optional aja, versi asli ga pakai kok)
  • 1 sdt Tabasco (aku skip)
  • Lada bubuk, secukupnya
  • Garam, secukupnya
Cara Membuat :
  • Potong sayap ayam menjadi 2 bagian. Buang bagian yang runcing hingga masing – masing menjadi 2 bagian. Cuci bersih, tiriskan.
  • Aduk sayap ayam dengan bumbu hingga rata. Diamkan kurleb 30 menit (bisa disimpan di lemari es agar bumbu lebih meresap)
  • Siapkan wajan. Masukkan sayap ayam berbumbu ke dalam wajan, lalu beri air hingga semua bagian sayap terendam.  Aduk rata, lalu biarkan hingga air berkurang atau hampir habis.
  • Taburi sayap ayam dengan tepung terigu hingga rata.
  • Goreng dalam minyak panas dan banyak hingga matang dan kering . Angkat dan tiriskan.
  • Siap untuk disajikan.